Info Sekolah
Senin, 13 Apr 2026
  • Selamat Datang Website Resmi SMA Negeri 1 Pleret
  • Selamat Datang Website Resmi SMA Negeri 1 Pleret
26 Maret 2026

PANGETAN INGKANG KAPING-271

Kam, 26 Maret 2026 Dibaca 56x Tak Berkategori

Pangetan Ingkang Kaping-271: SMA Negeri 1 Pleret Peringati Hari Jadi DIY dengan Upacara Adat dan Gamelan Serentak

SMA Negeri 1 Pleret turut memperingati Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta ke-271 dengan menyelenggarakan upacara bendera bernuansa budaya Jawa pada Jumat Wage, 13 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta serta surat dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY mengenai pedoman pelaksanaan peringatan Hari Jadi DIY ke-271 di lingkungan satuan pendidikan.

Upacara dilaksanakan dengan mengusung kearifan lokal Yogyakarta. Seluruh peserta upacara, baik siswa, guru, maupun tenaga kependidikan, mengenakan busana Gagrag Ngayogyakarta sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya daerah. Selain itu, tata upacara juga menggunakan bahasa Jawa, sehingga suasana peringatan terasa lebih khidmat sekaligus memperkuat identitas budaya Yogyakarta.

Setelah pelaksanaan upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan menabuh gamelan secara serentak oleh sekolah-sekolah di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi DIY yang bertujuan untuk melestarikan seni karawitan sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.

Di SMA Negeri 1 Pleret, kegiatan menabuh gamelan diikuti oleh guru, tenaga kependidikan, serta siswa. Siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler karawitan turut berpartisipasi dalam memainkan gamelan bersama warga sekolah lainnya. Alunan gamelan yang dimainkan secara bersama-sama menciptakan suasana kebersamaan sekaligus menjadi simbol penghormatan terhadap warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah semakin menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Yogyakarta. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada siswa agar mereka dapat terus menjaga dan melestarikan budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

Artikel Lainnya

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar